JAKARTA,-
Institusi kepolisian negara republik Indonesia atau Polri terkhususnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya atau Polda Metro Jaya dibawah kepemimpinan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri dinilai sangat layak dan pantas menerima penghargaan atau awards Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Analis kebijakan publik dan sosial-politik Nasional, Nasky Putra Tandjung menilai, Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan Nugraha Sakanti kepada Polda Metro Jaya dibawah kepemimpinan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri merupakan langkah yang tepat dan strategis. Menurutnya, Penghargaan tersebut bukan tanpa alasan, tapi atas capaian kinerja, kerja nyata kontribusi besar dan dedikasi tinggi jajaran Polda Metro Jaya dibawah kepemimpinan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri yang tanpa kenal lelah siang malam, hujan panas bekerja selalu konsisten menjadi salah satu garda terdepan dalam mengayomi, melayani, dan melindungi sebagai epicentrum penjaga keamanan, ketertiban masyarakat Jakarta, bangsa dan negara.
"Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri beserta seluruh jajarannya atas kerja nyata, tugas mulia, dan dedikasi tingginya yang komitmen dalam mengayomi, melayani, dan melindungi sebagai epicentrum penjaga keamanan, ketertiban masyarakat, 'Jaga Jakarta untuk Indonesia'," kata Nasky dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, pada Jumat (3/7/2026).
Diketahui, Tanda kehormatan tersebut disematkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam upacara yang digelar di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres RI) Nomor 37/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang dibacakan Sesmilpres Mayjen Wahyu Yudhayana.
Selain itu, Nasky Alumnus INDEF School Of Political Economy Jakarta itu menilai, Selama menjabat Kapolda Metro Jaya kepemimpinan Komjen Pol Edi Asep Edi Suheri berhasil membawa wajah baru bagi Polda Metro Jaya yang terus melakukan sejumlah terobosan, inovasi, dan terus bertransformasi menjadikan institusi Polri semakin Presisi modern, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan serta dinamika masyarakat di Ibu kota Jakarta.
Oleh karena itu, Penghargaan yang diraih tersebut sebagai hadiah paling berharga bagi Polri, terkhususnya Polda Metro Jaya di momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun.
Penulis buku "Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat" menegaskan, Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden RI, Prabowo Subianto kepada Polda Metro Jaya merupakan sebagai wujud apresiasi negara serta kehormatan luar biasa sekaligus kado Hari Bhayangkara ke-80 Tahun untuk seluruh personel Polda Metro Jaya dan warga Jakarta.
"Ini merupakan bentuk apresiasi, pengakuan, dan kepercayaan besar negara dan masyarakat kepada Polda Metro Jaya yang lahir dari rekam jejak kinerja, kontribusi nyata, dan pengabdian kolektif dengan elemen masyarakat yang terus bergerak menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat Jakarta dinilai kondusif, sejuk, dan tertib," ujarnya.
Meski demikian, Founder Nasky Milenial Center (NMC) tersebut mengingatkan agar penghargaan yang diraih Polda Metro Jaya tidak membuat jajarannya cepat merasa puas. Ia berharap capaian tersebut dijadikan vitamin dan motivasi untuk terus memperbaiki kinerja, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Penghargaan ini harus dimaknai sebagai amanah warga Jakarta yang mendukung serta mendorong institusi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta keberpihakan pada nilai-nilai demokrasi, penegakan hukum yang berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Hal itu harus tercermin melalui pelayanan publik yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta keterbukaan terhadap kritik sebagai bagian dari iklim demokrasi yang sehat," tutupnya.(andry)
.jpeg)
Posting Komentar