Ekonomi Sektor Riil Lesu Akibat Judi dan Narkoba, PP GPI Dorong Jenderal Suyudi Ambil Tindakan Tegas !


JAKARTA,— 
Dampak dari maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di tengah masyarakat ternyata tidak hanya merusak tatanan moral dan masa depan generasi bangsa, tetapi juga telah memukul telak perekonomian nasional. Lemahnya daya beli masyarakat dan lesunya sektor riil saat ini dinilai tidak terlepas dari cengkeraman kedua penyakit sosial tersebut.

Sorotan tajam ini disampaikan oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) menyusul menguatnya bursa pencalonan Kapolri baru yang mengerucut pada figur Komjen (Pol) Achmad Suyudi Ario Seto. Wakil Ketua Umum PP GPI, Ahmad Daud, S.Sos., menyatakan bahwa perputaran uang haram dari jaringan narkoba dan judi terbukti telah menggerus ekonomi masyarakat bawah dan membuat sektor riil terpuruk.

"Pemberantasan narkoba dan judi hari ini harus dilihat secara komprehensif, bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga penyelamatan ekonomi. Hari ini, maraknya judi dan narkoba telah membuat lesu ekonomi sektor riil dan menghancurkan masa depan bangsa," ujar Ahmad Daud di Jakarta, Rabu (1/10).

Oleh karena itu, PP GPI mendorong agar kepemimpinan baru di Korps Bhayangkara di bawah komando Jenderal Suyudi mampu mengambil tindakan yang sangat tegas dan terukur. Rekam jejak beliau yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Kapolda Banten dipandang sebagai modal pengalaman yang sangat pas untuk menyisir tuntas sindikat-sindikat kejahatan yang merusak ekonomi masyarakat.

"Background beliau sebagai Kepala BNN kita harapkan dapat mengawal asta cita Bapak Presiden Prabowo. Di mana judi dan narkoba termasuk di dalam asta cita tersebut untuk memulihkan stabilitas sosial sekaligus menggerakkan kembali roda perekonomian rakyat," tambah aktivis muda asal Sumatera Utara ini.

PP GPI berharap, langkah progresif dari calon tunggal Kapolri ini nantinya mampu membersihkan simpul-simpul kejahatan yang selama ini menjadi parasit bagi perekonomian nasional, sehingga iklim usaha di sektor riil dapat kembali bangkit dan bergairah.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama